Isi daya di SPKLU umumnya lebih mahal daripada ngecas di rumah, tapi jauh lebih cepat. Untuk pengisian AC, tarif per kWh yang berlaku di banyak operator saat ini berkisar Rp1.650 sampai Rp2.500, sementara DC fast charging biasanya di kisaran Rp2.500 sampai Rp3.000 per kWh, tergantung operator dan lokasi. Angka ini perkiraan pada periode penulisan karena tiap operator punya kebijakan harga sendiri dan bisa berubah sewaktu-waktu, jadi cek tarif final di aplikasi sebelum mulai sesi.
Berapa Biaya Sekali Isi Daya di SPKLU
Sebagai gambaran, mobil listrik dengan baterai 50 kWh yang diisi dari 20 persen ke 80 persen butuh sekitar 30 kWh. Lewat AC dengan tarif Rp2.000 per kWh, biayanya sekitar Rp60.000. Lewat DC fast charging dengan tarif Rp2.700 per kWh, biayanya naik jadi sekitar Rp81.000, tapi waktu tunggu jauh lebih singkat. Motor listrik dengan baterai sekitar 2 kWh cukup mengeluarkan Rp5.000 sampai Rp8.000 untuk sekali isi penuh.
Yang paling menentukan pilihan bukan lokasi SPKLU mana yang paling dekat, melainkan jenis pengisiannya. AC cocok kalau kendaraan bisa ditinggal lama, misalnya sambil belanja di mal atau menginap. DC fast charging masuk akal kalau sedang perjalanan jauh dan cuma punya waktu istirahat singkat, meski biaya per kWh-nya lebih tinggi.
Jenis SPKLU dan Bedanya dengan Charging di Rumah
Pengisian AC di SPKLU umum biasanya memakan waktu 4 sampai 8 jam untuk baterai mobil listrik terisi penuh, mirip dengan mengecas di rumah pakai wallbox atau stop kontak khusus. DC fast charging bisa memangkas waktu itu jadi 30 sampai 60 menit untuk mencapai 80 persen, tergantung kapasitas baterai dan daya charger.
SPKLU di Indonesia disediakan PLN lewat jaringan yang bisa dicek dan diaktifkan melalui PLN Mobile, serta sejumlah operator swasta yang memasang unit di rest area tol, pusat perbelanjaan, dan gedung perkantoran. Tidak ada satu jaringan yang otomatis paling cocok, karena ketersediaan dan kecepatan charger berbeda di tiap lokasi.
Charging di rumah tetap lebih murah untuk pemakaian harian karena memakai tarif listrik rumah tangga biasa. SPKLU jadi pilihan lebih masuk akal saat baterai mepet di tengah perjalanan jauh, saat rumah belum punya instalasi charging sendiri, atau saat butuh isi cepat karena waktu terbatas.
Hal yang Paling Menentukan Biaya Jangka Panjang Pemakaian SPKLU
Sering pakai DC fast charging mempercepat degradasi sel baterai dibanding pengisian AC yang lebih lambat. Dalam beberapa tahun pemakaian, ini bisa memperpendek umur baterai dan mempercepat momen penggantian baterai, yang biayanya bisa mencapai puluhan juta rupiah tergantung kapasitas dan merek kendaraan. Kalau rutinitas harian bisa dipenuhi dengan AC di rumah, simpan fast charging untuk perjalanan jauh saja.
Faktor kedua yang jarang dihitung calon pembeli EV adalah ketersediaan SPKLU di rute, bukan cuma di kota besar. Jalur antarkota atau daerah yang belum padat penduduk masih punya titik SPKLU terbatas, sehingga perjalanan jauh butuh perencanaan rute lebih detail dibanding mobil bensin yang tinggal cari SPBU.
Sebagian lokasi SPKLU, terutama yang ada di mal atau gedung parkir, mengenakan biaya parkir terpisah dari biaya listrik. Kalau sesi charging berlangsung lama sementara tarif parkir dihitung per jam, total biaya bisa lebih tinggi dari perkiraan awal.
Konektor, Aplikasi, dan Cara Memakai SPKLU dengan Aman
Konektor yang umum dipakai di Indonesia adalah CCS2 dan Type 2 untuk mobil listrik, serta CHAdeMO pada sebagian model lama. Sebelum berangkat, pastikan jenis konektor SPKLU tujuan cocok dengan port kendaraan, karena tidak semua charger menyediakan semua jenis konektor di satu lokasi.
Aplikasi resmi seperti PLN Mobile menampilkan status SPKLU, apakah unit sedang tersedia, dipakai, atau dalam perbaikan. Sesi pengisian biasanya dimulai lewat pemindaian kode di unit charger atau lewat menu di aplikasi setelah akun terverifikasi dan metode pembayaran terpasang.
Jangan pakai kabel atau adaptor yang tidak standar untuk menyambungkan kendaraan ke charger. Kabel yang tidak sesuai spesifikasi arus dan tegangan bisa memicu panas berlebih dan berisiko kebakaran, apalagi pada sesi DC fast charging yang mengalirkan arus besar dalam waktu singkat.
Yang Perlu Dicek Sebelum Mengandalkan SPKLU untuk Perjalanan Jauh
- Cek ketersediaan SPKLU secara real time di aplikasi sebelum berangkat, jangan langsung datang ke lokasi dan berharap unit kosong.
- Pastikan akun aplikasi sudah terverifikasi dan saldo atau metode pembayaran cukup, karena sebagian sesi gagal dimulai gara-gara saldo tidak mencukupi.
- Siapkan rencana cadangan, misalnya SPKLU alternatif terdekat, kalau lokasi tujuan ternyata penuh atau unitnya sedang rusak.
Pertanyaan Seputar Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Apakah semua mobil listrik bisa dicas di semua SPKLU?
Tidak selalu. Kecocokan tergantung jenis konektor di kendaraan dibanding yang tersedia di unit SPKLU, jadi cek spesifikasi konektor kendaraan sebelum menuju lokasi tertentu.
Berapa lama waktu tunggu rata-rata di SPKLU DC fast charging?
Untuk mencapai 80 persen dari kondisi rendah, biasanya butuh 30 sampai 60 menit tergantung kapasitas baterai dan daya maksimal charger di lokasi tersebut.
Apakah motor listrik juga bisa dicas di SPKLU umum?
Sebagian SPKLU menyediakan slot untuk motor listrik, tapi tidak semua unit mendukungnya. Cek dulu di aplikasi apakah lokasi tersebut melayani pengisian motor listrik, bukan hanya mobil.